BEM STTM KEBUMEN ACARA QURBAN 2018

DASAR KEGIATAN

Hari Idul Adha merupakan salah satu hari raya bagi umat Islam atau yang dikenal dengan hari raya Qurban. Pada hari raya ini dianjurkan kepada umat muslim yang mampu untuk berqurban sebagaimana yang disebutkan pada firman Allah S.W.T.

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),” QS. Al-Hajj : 34.
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” QS. Al-Kautsar : 1-2.

Dari dua ayat di atas, mengandung makna bahwa Allah SWT. secara langsung memberikan perintah agama (syari’at) kepada umat muslim untuk melaksanakan ibadah penyembelihan hewan qurban. Sejalan dengan tujuannya, kewajiban tersebut berlaku bagi umat muslim yang telah dilimpahi rezeki untuk membagi/menafkahkan rezeki yang Allah berikan kepada saudara-saudara muslim lain yang kurang (dhuafa). 

Selain itu, Idul Qurban bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menggapai cintanya. Sehingga dengan berqurban itulah manusia akan semakin dekat kepada-Nya, Sang penguasa alam semesta. Apabila manusia sudah begitu dekat dengan penciptanya, niscaya akan tercurah segala rahmat, nikmat dan hidayah. Serta selalu berada dalam cinta dan keridhoan-Nya.

Ibadah Qurban yang diperintahkan kepada umat Nabi Muhammad SAW adalah ibadah yang mengacu kepada sejarah qurbannya Nabi Ibrahim A.S. Perintah mengorbankan anak yang dicintainya, Nabi Ismail A.S. yang kemudian Allah gantikan dengan seekor Gibas adalah salah satu bukti ketaatan Nabi Ibrahim A.S dalam menjalankan perintah Allah SWT. Oleh karena itu, pelaksanaan ibadah qurban harus diniatkan dalam rangka taat dan menjalankan perintah Allah, sebagaimana ayat-ayat di atas. Ibadah Qurban juga memiliki keutamaan yaitu pengampunan dan keridhaan dari Allah SWT. Amalan yang paling dicintai Allah pada hari Raya Iedul Adha adalah hewan qurban.  
LANDASAN KEGIATAN
1.Hadits Rasulullah SAW, yang artinya :
Dari Abu Hurairah r.a berkata, telah bersabda Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang mempunyai kemampuan tetapi tidak berqurban maka janganlah ia menghampiri tempat shalatku” (H.R. Ahmad dan Ibu Majah r.a).
2.Hadits Rasulullah SAW, yang artinya :
Dari Aisyah r.a; Rasulullah SAW bersabda “Tidak ada suatu amalan dari anak Adam yang lebih dicintai Allah ketika hari raya Idul Adha selain menyembelih hewan qurban” (H.R At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim r.a).

TUJUAN KEGIATAN
1.Meneladani Nabi Ibrahim A.S.
2.Menumbuhkan kesadaran dan peranan umat Islam dalam upaya mengembangkan kecintaan kepada sesama, dalam perwujudan takwa kepada Allah S.W.T.
3.Memperkokoh ikatan silaturahim dalam upaya menopang ukhuwah isalamiyah diantara civitas akademik Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah (STTM) Kebumen dengan masyarakat sekitar.

TEMA
“Melalui pemotongan hewan qurban, kita tingkatkan kepedulian sosial sebagai wujud ketakwaan kepada Allah S.W.T.”

SASARAN
1.Masyarakat kurang mampu (dhuafa) desa Sruweng dan sekitarnya.
2.Fakir miskin.
WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

WAKTU Pkl. 08.00 –  16.30 WIB
HARI TANGGAL Jum’at / 24 Agustus 2018 M / 12 Dzulhijjah 1439 H
TEMPAT Rumah Tinggal Umi Zulfa Nadia Dukuh Kelapagada Rt 04 Rw 01 Sruweng No.32 Kebumen


qurban
DOWNLOAD
Laporan Proposal Qurban.pdf
Laporan Proposal Qurban.doc

Disqus Comments
PERPUSTAKAAN

Tambah ilmu, tambah wawasan, tambah pengalaaman di Perpustakkan

KEMAHASISWAAN

Kesejahteraan Mahasiswa, Pengembangan Karakter, Kreatifitas, Fasilitas Mahasiswa

PENGABDIAN

Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi

INFORMASI

Informasi Mahasiswa dan Sivitas Akademik Kampus